Si Buyunk’s dari Lembah Bukit Barisan

Standar

Seorang Anak kampung yang dibesarkan dengan hidup sederhana, latar belakang pendidikan  minim dan wawasan yang pas-pasan. Tetapi cobaan yang bertubi-tubi tiada henti dan menghampirinya, dengan 4 jahit di punggu telapak tangan yang di lukai sama abang sendiri, ditambrak sepeda sehingga gak masuk 1 minggu waktu kelas 1 SD, dua kali jari kaki dan tangan hampir putus karena benda tanjam dan traktor sawah.

Tepatnya 25 tahun yang lalu pada tanggal 8 di bulan 8 terdengar suara seorang bayi baru lahir di sudut desa di bawah lembah bukit barisan, Amak terlihat lelah dan lunglai, setelah berjuang 1/2 nyawa untuk melahirkan anak laki-laki yang merupakan anak ke 5 dan merupakan anak laki-laki ke 4. Tiga tahun berikutnya, 4 tahun setelah itu, dan 2 tahun selanjutnya Amak merasakan hal yang sama utuk ke 8 kalinya.

Detik terus berdetak, tahun dan musim pun berganti, si buyunk terus tumbuh dan besar. Diumur yang ke 5 tahun harus masuk TK (taman-kanak2), untuk melanjutkan ke tingkat SD harus ada ijazah TK. Bermodal TK 6 bulan padahal yang lain 1 tahun, mendapatkan ijazah TK.

Melanjutkan pendidikan yang jauh dari rumah dan menempuh jalan kaki ± 2 km, di umur baru 6 tahun kurang, itu merupakan hal yang cukup berat dijalani sehari-hari. Karena berjalan dalam 1 tahun butuh 2 pasang sepatu untuk sekolah, karena dengan struktur tulang kaki leter O, sehingga membuat sol sepatu cepat habis. Emang anak yang sedikit bodoh dimasa itu, jelas2 sekolah SD ada di depan rumah, tinggal menyebrang, sudah sampe. Tahun pertama mengecap pendidikan dasar, tahun pernama merasakan hidup sebagai pengembala, dan tahun pertama hoby akan bola kaki.

Setengah hari dihabiskan di sekolah, seperempat hari dihabiskan di surau (musala), dan seperempat lagi dihabiskan untuk gembala serta main bola. Satu, dua, dan tiga tahun berlalu. Sepuluh tahun akhirnya dilalui dengan suasana dan perlakuan yang sama serperti sebelumnya, sekolah, ngaji, gembala dan main bola. Karena dahulunya memiliki kaki leter O sampai sekerang masih ada yang mencirikan kalau dahulunya emang O. uhhff

About buyunkch4n1490

semua yang akan dilakukan di iringi dengan niat yang tulus ikhlas tanpa mengharap sesuatu. saling berbagi apa yang dimiliki, mungkin kita sama-sama membutuhkannya

Komentar ditutup.