Prarancangan Pabrik Melamin dari Urea dengan Proses Badische Anilin Und Soda Fabrik (BASF)

Standar

Melamine adalah suatu zat organik kuat dengan rumusan yang kimia C3H6N6, dengan IUPAC 1,3,5-triazine-2,4,6triamine. Nama lain dari melamin adalah cyanurotriamide, cyanurotriamine, cyanuramide, senyawa ini berbentuk kristal monocyclic berwarna putih. Melamin diantaranya diguna kan sebagai bahan aku pembuatan melamin resin, bahan sintesa organik, bahan pencampur cat, pelapis kertas, tekstil, leather tanning dan lain-lain. Bahan baku yang digunakan pada proses  pembuatan melamin adalah urea dan campuran amoniak karbon dioksida sebagai fluidizing gas dengan katalis alumina. 

Gambar 1.1 menunjukkan bahwa dari total produksi melamin dunia tahun 2004 sebesar 1.017 KMT, Indonesia menyumba ng sebanyak 6 %. Jumlah ini dapat ditingkatkan dengan meningkatkan jumlah produksi melamin di Indonesia, sehingga setelah kebutuhan melamin dalam negeri dapat dipenuhi, maka melamin dapat diekspor untuk menambah devisa negara. Melihat kebutuhan melamin pada masa sekarang ini, seiring dengan industri-industri pemakainya yang semakin meningkat, maka pendirian pabrik melamin dirasa sangat perlu. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi permintaan didalam negeri, mengurangi impor melamin dan membuka tenaga kerja baru.

Sekitar tahun 1930 – 1960, me lamin diproduksi dari calcium cyanamid yang dikonversi menjadi dyciandiamide , dan dipanaskan sampai temperatur leleh untuk memproduksi melamin. Pada awal 1940, Mackay menemukan bahwa melamin juga bisa disintesa dari urea pada suhu 400 oC dengan atau tanpa katalis. Reaksi yang terjadi :

6 (NH2)2CO ——–> C3H6N6 + 6 NH3 + 3 CO2

Sampai saat ini melamin diproduksi dalam skala industri dengan menggunakan
bahan baku urea .

2 Kegunaan Produk
Kegunaan melamin diantaranya adal ah sebagai bahan baku pembuatan  melamin resin, bahan sintesa organik, leather tanning dan lain-lain. Berikut beberapa  sektor industri yang menggunakan bahan baku melamin.
a. Industri adhesive
Merupakan industri yang memproduksi adhesive untuk keperluan industri wood
working seperti industri plywood , industri blackboard , industri particleboard.
b. Industri molding
Merupakan industri yang diantaranya menghasikan alat keperluan rumah tangga.

c. Industri surface coating
Adalah industri yang menghasilkan cat, thinner , dempul.
d. Industri laminasi
Industri yang menghasilkan furniture

Sifat Kimia Melamin :
1. Hidrolisa dengan basa (NaOH). Jika direaksikan dengan NaOH akan  membentuk ammeline/ammelide
2. Pembentukan garam
Melamin adalah basa lemah yang akan membentuk garam jika bereaksi dengan asam organik maupun anorganik. Dimana kelarutan garam melamin tidak terlalu tinggi jika dibandingkan dengan melamin bebas.
3. Reaksi dengan aldehid. Melamin bereaksi dengan aldehid membentuk bermacam-macam produk yang paling penting adalah reaksi dengan formaldehid membentuk resin.

Me(NH2)3 + 6 CH2O ——->  Me(N(CH2OH)2)3

Me adalah molekul melamin dimana semua atom hidrogen yang ada pada melamin diganti dengan gugus methylol dan menghasilkan produk dari monomethylol sampai hexamethylol melamin. Methylolmelamin sedikit larut dalam sebagian besar solven dan sangat tidak stabil karena diikuti oleh reaksi resinifikasi/ kondensasi

Reaksi :
MeNHCH2 OH + H2 N-Me ——> MeNHCH2 NHMe + H2O

2 MeNHCH2OH ——> MeNHNH2 OCH2 NHMe + H2O

4. Pada kondensasi melamin produk mempunyai sifat khusus yaitu tahan terhadap panas dan air yang baik.
5. Acylasi
Acylasi melamin dapat terjadi dengan sejumlah anhydrid melalui tahap triacyl
6. Reaksi dengan amine
Substitusi melamin dengan gugus alkil pada atom H yang menempel pada gugus
N dapat terjadi seperti pada reaksi dibawah ini :

(C3 H3 )(NH2)3 + RNH2 ——> NH3 + R(C3 H3 )(NH2)2

7. Klorinasi
Klorinasi melamin yang terjadi cenderung mengganti semua atom hidrogen. Air yang dihasilkan pada reaksi akan menghi drolisa menghasilkan nitrogen triklorida yang berbahaya pada proses klorinasi, melamin stabil ketika kondisinya kering.

About buyunkch4n1490

semua yang akan dilakukan di iringi dengan niat yang tulus ikhlas tanpa mengharap sesuatu. saling berbagi apa yang dimiliki, mungkin kita sama-sama membutuhkannya

Komentar ditutup.