Prarancangan Pabrik Aluminium Sulfat dari Bauksit

Standar

Aluminium sulfat merupakan bahan kimia dengan komponen utama Al2(SO4)3x.H2O, berbentuk padatan dan cairan yang larut dalam air, tidak beracun dan tidak berbau. Di dunia perdagangan aluminium sulfat dijual dalam bentuk Anhydrous Aluminium Sulfat [Al2(SO4)3] dan Aluminium Sulfat Hydrate [Al2(SO4)3.18H2O].

Permintaan akan aluminium sulfat diperkirakan akan terus meningkat dimasa yang akan datang. Aluminium sulfat telah digunakan secara meluas, tidak hanya pada perusahaan pengolahan air minum, tetapi juga digunakan sebagai bahan pembantu pada berbagai industri. Industri-industri yang menggunakan aluminium sulfat diantaranya: industri kertas, industri batik dan tekstil, industri kulit, industri kosmetik, industri bahan pemadam api, industri minyak pelumas dan lain sebagainya. Industri-industri tersebut menggunakan aluminium sulfat sebagai bahan pembantu maupun sebagai bahan baku utama pada proses nya. Sebagai contoh, aluminium sulfat digunakan sebagai bahan penyerap zat warna pada industri batik dan tekstil.

Jenis-jenisProses

Proses pembuatana luminium sulfat pada dasarnya menggunakan prinsip yang sama, yaitu dengan pemasakan bauksit oleh asam belerang didalam reaktor (Brown,1950).Perbedaannya hanya terletak pada proses pemurniann yaitau dalam pengurangan kadar besi, namun yang sering digunakan hanya tiga macam proses diantaranyayaitu; cara kristalisasi dengan alkohol, cara barium sulfida dan carapolisulfida.

1 Cara Kristalisasi dengan Alkohol

Pada proses dengan kristalisasi alkohol, bauksit dikalsinasi terlebih dahulu pada suhu 400- 800 oC kemudian baru digiling. Bubuk bauksit ini selanjutnya direaksikan dengan asam belerang 30- 50 oBe, dalam keadaan panas. Kemudian endapan dipisahkan dengan jalan menyaring atau pengendapan biasa, kedalam filtratnya dengan keasaman 0,5N ditambahkan 1,2- 1,7 bagian volumeetil atau isopropil alkohol dan 0,3- 0,4 bagianvolume asam belerang 4- 8N.

Setelah melalui pendinginan perlahan-lahan maka kristal yang terbentuk dipisahkan dari cairan induknya dengan jalan penyaringan atau pemutaran. Kemudian kristalnya dicuci dan dikeringkan dengan proses diatas maka diperoleh kristal Al2(SO4)3.16H2O dengan penurunan kadar besi dari 4% menjadi 0,18% Fe2O3. Apabila besi dalam bauksit terdapat dalam bentuk fero, maka kadar besi pada hasil akhir dapat diturunkan sampai 0,06 Fe2O3. Pemurnian selanjutnya dapat dilakukan dengan rekristalisasi. Asam sulfat dan alkohol dapat diperoleh kembali dengan jalan merecycle kembali.

2 Cara Barium Sulfida

Bauksit dengan kadar Al2O3 52- 55% dan Fe2O3 1- 10% dihaluskan hingga 80% lolos dari saringan 200 mesh. Kemudian bubuk bauksit direaksikan dengan larutan asam sulfat 78% dalam suatu reaktor sambil diaduk. Temperatur dari campuran reaksi ini dijaga tetap antara 105 – 110 oC dengan pemanasan uap. Biasanya bauksit dimasukkan 0,1 – 0,2 %secara berlebih (atas dasar Al2O3). Pada akhir reaksi ditambahkan reagent barium sulfida yang bertujuan untuk mereduksi garamferi yang berwarna menjadi garam fero yang tidak berwarna. Reaksinya adalah:

Fe2(SO4)3 +3BaS —–> Fe2S3 + 3BaSO4

Fe2S3 —–> 2FeS + S

Garam basa ini mengendap bersama-sama dengan inert material lainnya. Cake kemudian dipisahkan dalam satu seri thickener (proses Counter Current Door). Lalu larutannya dikentalkan dalam suatu evaporator terbuka sampai kepekatan naik dari 35 0Be menjadi 59- 62 0Be. Selanjutnya larutan yang sudah kental tadi dialirkan kelantai pendingin sampai menjadi padat. Selanjutnya padatan aluminium sulfat ini dipecahkan menjadi ukuran yang lebih kecil.

3 Cara Polisulfida

Bubuk bauksit yang sudah memenuhi persyaratan 80% lolos dari saringan 200 mesh kemudian direaksikan dengan asamsulfat 78%, sedangkan temperatur reaksi dijaga tetap pada 105- 110 oC sambil diaduk dengan menggunakan mekanikal agitator dan livesteam. Selanjutnya urutan proses sama dengan cara kedua (cara barium sulfida). Hanya saja reagent yang digunakan adalah polisulfida yang dibuat dari belerang ditambahkan natrium hidroksida dan air dalam perbandingan tertentu dan dilaksanakan dalam waktu kira-kira satu jam. Sedangkan proses selanjutnya sama seperti pada cara kedua (cara barium sulfida).

About buyunkch4n1490

semua yang akan dilakukan di iringi dengan niat yang tulus ikhlas tanpa mengharap sesuatu. saling berbagi apa yang dimiliki, mungkin kita sama-sama membutuhkannya

Komentar ditutup.