Tiada Judul Untuk Kalian Kaum Hawa

Standar

Wahai Kaum Hawa, kami tidak bisa memberikan judul untuk guratan pena kami kali ini.
Tiada kata yang pantas kami ucapkan kecuali segala puji dan syukur yang teramat dalam kami panjatkan ke hadirat Ilahi Allah, Empu Semesta Alam.
Betapa tidak, Allah telah ciptakan kalian sebagai belahan jiwa kami, untuk menenangkan diri kami.
Sebagaimana Allah ciptakan Gunung, sebagai Pasak penenang Bumi. Read the rest of this entry

Iklan

~*•.Sebelum Engkau Halal BagiKu.•*~

Standar
Jika Benar Cinta ini kerana ALLAH……dan sgala sesuatu kami ciptakan berpasang” supaya kamu mengingat kebesaran ALLAH “Jika benar cinta ini karena ALLAH . Maka akan kubiarkan mengalir mengikuti aliran NYA.

Andai semua karena nafsu belaka maka pisahkan kami secara baik agar tiada yg tersakiti.. Read the rest of this entry

New Jurnal Teknik Kimia dan Lingkungan V

Standar
  1. Effect of pH on Cr(III) Removal from Aqueous Solution by Alkaline Solution: Modeling and Theoretical Study 
  2. Nitrification in The Downflow Hanging Sponge Bioreactor 
  3. Rapid Determination of Microbial Quinones using Supercritical CO2 Extraction 
  4. Effect of inoculum age, carbon and nitrogen sources on the production of lipase by Candida cylindracea 2031 in Batch Fermentation 
  5. Penyisihan Logam Timbal Dengan Menggunakan Bakteri Thiobacillus Denitrificans Terimobilisasi 
  6. Hydrogen Absorbing Material in Carbonaceous-Metal Hydride 
  7. Pengaruh Kaca Penutup Terhadap Performasi Kolektor Surya Jenis Silindris Ssetengah Lingkaran 
  8. Use of Reactive Distillation for Biodiesel Production: A Literature Survey 
  9. Kajian Awal Pengaruh Ukuran Butir Terhadap Peresapan Air Dan Kuat Lentur Ubin Keramik 
  10. Pembuatan Na-Bentonit dari Tanah Napai Aceh Utara 
  11. Pengaruh Suhu Pengeringan dan Konsentrasi Sorbitol terhadap Karakteristik Fisik Bahan Kemasan Edible dari Rumput Laut Jenis Eucheuma spinosum 
  12. Prediksi Kesetimbangan Uap-Cair Sistim Campuran Biner Menggunakan Model Wilson dan UNIFAC 
  13. Greenhouse Gases (GHGs) Emissions of Indonesian Agricultural Sector by Sub-sector: Historical and Tendency 

Prarancangan Pabrik Aluminium Sulfat dari Bauksit

Standar

Aluminium sulfat merupakan bahan kimia dengan komponen utama Al2(SO4)3x.H2O, berbentuk padatan dan cairan yang larut dalam air, tidak beracun dan tidak berbau. Di dunia perdagangan aluminium sulfat dijual dalam bentuk Anhydrous Aluminium Sulfat [Al2(SO4)3] dan Aluminium Sulfat Hydrate [Al2(SO4)3.18H2O].

Permintaan akan aluminium sulfat diperkirakan akan terus meningkat dimasa yang akan datang. Aluminium sulfat telah digunakan secara meluas, tidak hanya pada perusahaan pengolahan air minum, tetapi juga digunakan sebagai bahan pembantu pada berbagai industri. Industri-industri yang menggunakan aluminium sulfat diantaranya: industri kertas, industri batik dan tekstil, industri kulit, industri kosmetik, industri bahan pemadam api, industri minyak pelumas dan lain sebagainya. Industri-industri tersebut menggunakan aluminium sulfat sebagai bahan pembantu maupun sebagai bahan baku utama pada proses nya. Sebagai contoh, aluminium sulfat digunakan sebagai bahan penyerap zat warna pada industri batik dan tekstil. Read the rest of this entry

Prarancangan Pabrik Sodium Sulfat Na2SO4.10H2O menggunakan Proses Mannheim

Standar

Sodium Sulfat merupakan garam berwujud padatan atau kristal berwarna putih, tidak berwarna dan stabil pada temperatur normal. Nama lain dari senyawa ini adalah Bisodium Sulfat, salt cake dengan rumus molekul Na2SO4. Sumber utama pembuatan Sodium Sulfat ada dua macam, yaitu secara alami (darinatural source) dan secara sintetik dari produk industri kimia. Sodium Sulfat dari natural source misalnya dengan pembuatan Sodium Sulfat dari air laut, penambangan depositSodium SulfatDekahidrat(mirabilite) di Kanada dan dari penambangan Sodium Sulfat Anhidrat (thenardite) di daerah Amerika Selatan. Read the rest of this entry

Prarancangan pabrik Styrene Butadiene Rubber (SBR)

Standar

SBR merupakan salah satu jenis polimer sintetik yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan karet yang tidak dapat dicukupi oleh karet alam. Kebutuhan karet alam maupun karet sintetik terus meningkat sejalan dengan meningkatnya standar taraf hidup manusia. Menurut International Rubber Study Group (IRSG), dalam studi Eco-Project (2005), diperkirakan akan terjadi kekurangan pasokan karet alam dalam dua dekade ke depan. Hal ini menjadi kekuatiran pihak konsumen, terutama pabrik-pabrik ban seperti Bridgestone, Goodyear, dan Michelin. Keadaan ini harus dijadikan momentum bagi Indonesia untuk mengembangkan industri pengganti karet alam yaitu karet sintetik. Read the rest of this entry

Prarancangan Pabrik Acrylonitrile dari Propilen, Amoniak dan Udara

Standar

Acrylonitrile merupakan salah satu produk kimia yang cukup luas pemanfaatannya bagi kebutuhan umat manusia, penggunaan acrylonitrile yang paling utama adalah untuk adiponitrile (38%), selain itu pemanfaata n produk ini juga untuk produksi plastik seperti acrylonitrile- butadiene – styrene (ABS)/ styrene acrylonitrile (SAN) resins (22%), acrylic fibers (17%), acrylamide (11%), nitrile elastomers (3 %), dan miscellaneous termasuk polymers, polyols, nitrile barrier resin serta carbon fibers sebanyak 9 %. Pemanfaatan ABS adalah untuk pipa dan pelengkapnya, perlengkapan otomotif dan peralatannya. Sementara SAN banyak digunakan pada peralatan dan perlengkapan rumah semacam gantungan, wadah es, dan peralatan lainnya. Nitrile rubbers digunakan pada bidang keteknikkan dan proses industri karena sifatnya yang memiliki daya tahan terhadap bahan kimia, minyak, pelarut, panas dan abrasi, sedangkan nitrile barrier resin banyak digunakan pada industri makanan, kosmetik, minuman serta pengemasan bahan kimia lainnya. Adiponitrile merupakan bahan antara industri nilon dan acrylamide (Innovation g roup , 2009). Read the rest of this entry

Prarancangan Pabrik Tepung Rumput Laut Dari Algae Euchema Sp

Standar

Rumput laut (seaweeds) sangat populer dalam dunia perdagangan. Dalam ilmu pengetahuan rumput laut dikenal sebagai Algae. Rumput laut tumbuh dan tersebar hampir di seluruh perairan Indonesia. Tumbuhan ini bernilai ekonomis penting karena penggunaanya sangat luas terutama dalam bidang makanan dan kosmetika. Jenis yang bernilai ekonomis penting adalah Acanthopeltis, Gracilaria, Ahnfeltia, Gelidium, Pterocladia sebagai penghasil agar-agar; Chondrus, Eucheuma, Gigartina, Hypnea, sebagai penghasil carrageenan; Furcellaria sebagai penghasil furcelaran; dan Ascophyllum, Durvillea, Ecklonia, Turbinaria sebagai penghasil alginat. Read the rest of this entry